بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم "Assalamualaikum.Wr.Wb Selamat Datang di Blog Ulun" Blog Mengenai Kota Pangkalan Bun
Tampilkan postingan dengan label tentang kobar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tentang kobar. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 November 2012

Asal Muasal Nama Kota Pangkalan Bun


Selamat malam pekawalan blog ulun, sudah lama ulun tidak menyapa sobat ulun dikarenakan terlalu sibuk urusan dunia nyata..:) langsung saja yuuuu.. Malam ini ulun mau berbagi mengenai nama dari kota Pangkalan Bun itu sendiri, memang sampai saat ini belum ada yang pasti mengenai asal nama Pangkalan Bun, berbagai versi cerita ditemukan dimasyarakat mengenai hal ini, mungkin ini juga disebabkan tidak adanya catatan kongkrit mengenai hal ini pada sejarah kota Pangakalan Bun itu sendiri yang menyebabkan cerita hanya tersebar dari mulut ke mulut, ulun sendiri belum tau pasti cerita yang sebenarnya ..:)

Yang ulun tau semenjak ulun kecil dulu, nama Pangkalan Bun berasal dari nama seseorang yang dulunya bekerja disebuah pangkalan didekat sungai, seseorang tersebut bernama Bu'un. Pak Bu'un ini adalah seseorang pekerja keras mengumpulkan hasil hutan di sekitar lokasi Pangkalan Bun dan biasanya sampannya selalu disimpan di pangkalan tersebut, selain itu pak Bu'un juga memiliki usaha lain yakni berdagang, pak bu'un merupakan salah satu pedagang sukses disekitar sungai arut pada waktu itu sehingga mendapat julukan saudagar, usaha yang membuahkan hasil sobat..:) Ada yang menyebut pak bu'un ini berasal dari sunda, ada juga yang menyebutnya dari etnis Tionghoa, memang pada waktu itu ada perkampungan Pecinan disekitar sungai arut. Tepian tempat pak bu'un berdagang itulah yang akhirnya dikenal sebagai Pangkalan Bun dan anak sungai yang bermuara disungai arut disekitar daerah itu diberinama sungai bu'un.


Namun sebenarnya sebelum ada nama Pangkalan Bun tempat ini sebenarnya sudah memiliki nama sobat yakni sukabumi, Mungkin sobat ulun bertanya - tanya apakah ada hubungannya dengan Sukabumi di Jawa Barat..??? Memang tidak ada catatan sejarah yang menyebutkan tentang hal ini, menurut beberapa cerita menyebutkan bahwa pada masa itu banyak orang - orang dari etnis Sunda yang mencari peruntungan di Kotawaringin. Bahkan pak Bu'un sendiri disebut-sebut saudagar etnis Tionghoa yang datang dari Sukabumi.

Nama Sukabumi lama-lama menghilang dan tergantikan dengan nama Pakalan Bun, ini dikarenakan nama Pangkalan Bun ini lebih banyak dipakai pada saat kerajaan Kotawaringin pindah kedaerah ini, dimana pangeran Imanuddin membangun sebuah kraton yang letaknya diatas bukit dan merupakan gerbang kota yang terletak didekat pangkalan pak bu'un.


Versi lain yang ulun ketahui mengenai pemberiaan nama Pangkalan Bun yakni Bu'un adalah nama pembantu Dayak yang sangat setia kepada Raja Kotawaringin, dan diceritakan dari generasi ke generasi sehingga dipakailah nama Pangkalan Bun untuk daerah ini.

Disini ulun dapat menrik kesimpulan bawha versi 1 dan 2 ada kesamaan nama yakni pak Bu'un, sehingga menurut ulun pak Bu'un yang terlebih dahulu berada didaerah itu dan menjadi pedagang yang sukses banyak membantu keraton (Bekerja sama) karena pak Bu'un yang lebih tau daerah ini, hal ini yang dimaksud Bu'un nama pembantu dicerita versi ke-2. Demi menghargai pak Bu'un yang telah banyak membantu pihak keraton lebih senang menyebut nama tempat ini sebagai Pangkalan Bu'un dan sekarang menjadi PANGKALAN BUN. Nah begitu kesimpulan yang ulun dapat sobat..hhe

Mungkin cukup sekian dulu sobat mengenai Asal Muasal Nama Kota Pangkalan Bun kita akan sambung mengenai kota ulun Pangkalan Bun lain kali lagi sobat ulun, wasalam..:)

emoticonTolong dibaca terlebih dahulu !
Anda sedang membaca artikel tentang Asal Muasal Nama Kota Pangkalan Bun Bagi Anda pembaca blog dakobar.blogspot.com bisa menyebarluaskan atau mengcopy paste jika artikel Asal Muasal Nama Kota Pangkalan Bun ini sangat bermanfaat, namun jangan lupa meletakan link postingan Asal Muasal Nama Kota Pangkalan Bun sebagai sumbernya, berikut link posting bentuk html-nya :
Keterangan : Letakan kode diatas dibawah postingan Anda

Minggu, 22 Juli 2012

Bundaran Pangkalan Lima

Menikmati pagi hari dibulan suci ramadhan ini kita lanjut aja yoo mengenai tempat bersantai diKota Pangkalan Bun, :) selamat pagi pekawalan da kobar,sebelumnya kita udah membahas ni tempat bersantai di Jembatan Kampung Baru, nahh tempat bersantai diKota Pangkalan Bun kali ini agak jauhan ni, yakni bundaran Pangkalan Lima yang terletak di jalan Ahmad Yani kilometer 8 Pangkalan Bun, tempat ini juga menjadi tempat bersantai warga Pangkalan Bun ne sobat walau tidak seramai Bundaran Pancasila dan Pangkalan Bun Park ni tapi tempat ini juga menjadi tempat bersantai yang menarik dimana bundaran ini merupakan bundaran terbesar di Kota Pangkalan Bun karena memiliki diameter yang cukup besar, yang ulun pernah tau sih katanya memiliki diameter 90 meter, yang menjadikan bundaran terbesar kedua di Kalimantan Tengah setelah bundaran Besar Palangka Raya, tapi ulun belum pernah ngukur juga sih diameter ne bundaran,,hhe



Relief di sisi-sisi Tugu Bundaran


Sebenarnya Bundaran ini juga memiliki potensi wisata sih, namun yang ulun liat masih sangat minim perhatian dari pemerintah KOBAR ni, Padahal bundaran ini menjadi jalan lintas antar kota dari kota pangkalan bun menuju kota Kasongan, Sampit, Palangka Raya dan sekitarnya. Dibundaran ini juga terdapat tugu ditengahnya yang dan disisi-sisi tugu dikelilingi relief tentang sejarah berdirinya Kabupaten Kotawaringin Barat, didalam tugu tersebut juga terdapat ruangan dimana para pengunjung bisa masuk dan melihat pemandangan yang asri dari tugu bundaran simpang lima tersebut, emm memang berpotensi untuk tempat berwisata dan bersantai dah sobat ulun, ya tapi karena minimnya perhatian pada tempat ini menyebabkan kurang banyak dikunjungi, padahal selain itu dibundaran ini juga terdapat taman sekitar tugunya dilengkapi dengan 4 gajebo(tempat santai) disudutnya, dan tidak hanya itu saja sobat disekitar bundaran ini juga terdapat masjid,pura, dan wihara yang berdekatan,tinggal dibangun sebuah gereja ditempat itu sudah menggambarkan bundaran yang bernuansa pancasila banget. Wah coba saja pemerintah lebih cermat menlihat tempat ini, bakal jadi objek wisata yang menarik dah.

Pura di sekitar bundaran

Yah kita doain saja semoga pemerintah kedepannya bisa memberi perhatian lebih pada tempat ini sobat, biar makin banyak ni objek wisata di Pangkalan Bun, hha nah mungkin cukup sekian dulu mengenai tempat bersantai di Pangkalan Bun yakni Bundaran Pangkalan Lima, Wasalam..:)
Jangan lupa klik tombol facebook dibawah ini ya, untuk berbagi dengan pekawalan blog ulun lainnya. 
emoticonTolong dibaca terlebih dahulu !

Anda sedang membaca artikel tentang Bundaran Pangkalan Lima Bagi Anda pembaca blog dakobar.blogspot.com bisa menyebarluaskan atau mengcopy paste jika artikel Bundaran Pangkalan Lima ini sangat bermanfaat, namun jangan lupa meletakan link postingan Bundaran Pangkalan Lima sebagai sumbernya, berikut link posting bentuk html-nya :
Keterangan : Letakan kode diatas dibawah postingan Anda

Sabtu, 21 Juli 2012

Jembatan Kampung Baru



Selamat pagi sobat ulun, bagaimana puasa dihari pertama ini.? semoga lancar aja ya..:) mengisi waktu luang dipagi ini ulun ingin melanjutkan posting mengenai tempat bersantai diPangkalan Bun, walaupun tempat ini tidak seramai tempat bersantai lainnya seperti Pangkalan Bun Park dan Bundaran Pancasila, namun tempat ini menjadi cukup pavorit bagi penduduk disekitarnya, yakni jembatan kampung baru yang menjadi penghubung Pangkalan Bun dengan kecamatan Kotawaringin Lama (KOLAM).


Jembatan ini biasanya reme dikunjungi sekitar waktu sore kira-kira jam 4 sore tempat ini sudah rame sobat, apalagi pemandangan yang cukup asri bagi sobat-sobat ulun yang ingin menikmati kenikmatan alam dan sungai arut, apalagi bagi sobat ulun yang memiliki hobi memancing wah tempat ini menjadi pilihan yang tepat dah sobat, namun disini hanya terdapat ikan sungai yang berukuran kecil sampai sedang, ya jika sobat beruntung juga bisa tu dapat yang besar, yah yang penting ada tempat untuk menyalurkan hobi lah,,:) Setiap ulun jalan sore disekitar tempat ini banyak ulun temukan teman-teman yang memiliki hobi mancing, apalagi puasa-puasa gini kayanya makin rame dah tu tempat mancing, yah dari pada muter-muter ngabisin bensin, ada benarnya juga ne ngabuburit sambil menyalurkan hobi disini,hha

Santai dan Bersepeda di sekitar jembatan

Yah pokoknya asik dah nongkrong bareng teman ditempat ini sambil menimati pemandangan dikesitarnya.Mungkin cukup sekian dulu sobat postingan mengenai tempat bersantai diPangkalan Bun, InsyaAllah lanjutlagi dah, wasalam..:)
Jangan lupa ya sobat ulun klik tombol facebook dibawah ini untuk berbagi dengan pekawalan blog ulun lainnya. 
emoticonTolong dibaca terlebih dahulu !

Anda sedang membaca artikel tentang Jembatan Kampung Baru Bagi Anda pembaca blog dakobar.blogspot.com bisa menyebarluaskan atau mengcopy paste jika artikel Jembatan Kampung Baru ini sangat bermanfaat, namun jangan lupa meletakan link postingan Jembatan Kampung Baru sebagai sumbernya, berikut link posting bentuk html-nya :
Keterangan : Letakan kode diatas dibawah postingan Anda

Jumat, 20 Juli 2012

Bundara Pancasila Pangkalan Bun



Selamat Pagi pekawalan Blog ulun, pagi ini ingin berbagi lagi ni mengenai tempat bersantai yang ada dikota Pangkalan Bun, kamaren ulun sudah posting juga ne tentang Pangkalan Bun Park (Taman Bersantai di Pangkalan Bun) nah kita lanjut lagi mengenai bundaran pancasila yang sangat sering digunakan oleh masyarakat Pangkalan Bun untuk bersantai terutama dimalam minggu, apalagi bagi shobat ulun yang masih berjiwa muda wah ini mungkin salah satu tempat yang cocok untuk bermalam mingguan,hho

  

Bundaran Pancasila dilihat dari Udara


Bundaran ini menjadi sangat ramai dikunjungi karena memang banyak menawarkan tempat yang menyenangkan untuk bersantai, sperti misalnya PI(Pop Ice) ni banyak sekali terdapat disekitar bundaran pancasila, biasanya ga cuma Pop Ice yang ditawarkan disitu banyak juga aneka minuman dan makanan lainnya sobat, ada juga yang menyedikan lengkap dengan proyektor ni sekaligus untuk nonton bareng sama temen-temen, yang lebih ulun suka ada juga yang menyedikan Hot Spot mantap dah, Penyebab lainnya mungkin karena Bundaran Pancasila ini terletak di tempat yang strategis yakni ditengah kota Pangkalan Bun.

Toko Aneka Makanan di Bundaran Pancasila

Selain itu disekitar tempat ini juga banyak berjualan berbagai aneka makanan, apalagi menjelang malam hari yang menambah betah para penongkrong pangkalan bun, hho ulun si cuma sekali sobat..:D selain itu disini juga banyak tempat bermain untuk anda yang sedang santai bersama buah hati anda, jika ingin berputar-putar sambil menikmati kota Pangkalan Bun juga bisa naik delman, kereta apa odong-odong (ulun ga tau nama sebenarnya)..hho dan sebagainya, pokoknya menarik dah sobat, jika sobat ulun yang datang dari daerah lain dan sedang berlibur dikota ulun Pangkalan Bun ini sempatkan lah untuk mengunjungi tempat ini.

Mungkin cukup sekian dulu sobat mengenai tempat bersantai diPangkalan Bun yakni Bundaran Pancasila, dilain waktu akan disambung mengenai tempat bersantai lainnya di Kota Manis Pangkalan Bun, Wasalam...:)
Jangan lupa diklik tombol facebook dibawah ini ya untuk berbagi bersama sobat ulun lainnya.


emoticonTolong dibaca terlebih dahulu !


Anda sedang membaca artikel tentang Bundara Pancasila Pangkalan Bun Bagi Anda pembaca blog dakobar.blogspot.com bisa menyebarluaskan atau mengcopy paste jika artikel Bundara Pancasila Pangkalan Bun ini sangat bermanfaat, namun jangan lupa meletakan link postingan Bundara Pancasila Pangkalan Bun sebagai sumbernya, berikut link posting bentuk html-nya :
Keterangan : Letakan kode diatas dibawah postingan Anda

Senin, 16 Juli 2012

Pangkalan Bun Park (Taman Bersantai di Pangkalan Bun)

Selamat pagi pekawalan ulun, udah lama ga sapa sobat ulun terakhir da kobar memposting tentang SIA Sistem Pembelian, nah kali ini ulun mau membahas tentang tongkrongan anak muda dipangkalan bun yakni Pangkalan Bun Park atau yang sering disingkat PP,Pangkalan Bun Park ini dulunya merupakan THR (Taman Hiburan Rakyat) Daang Ilung oleh Bupati Kotawaringin Barat yang sekarang Bpk.Ujang Iskandar diganti menjadi Pangkalan Bun Park dengan konsep tempat ini menjadi pusat hiburan, taman bermain, tempat berolahraga ringan, tempat rekreasi dan santai keluarga.




Tempat ini juga pernah menjadi tempat penyelenggaraan STQ ke-17 tingkat provinsi se Kalimantan Tengah yang dilaksanakan pada tahun 2009 lalu, yang Alhamdulilah Kabupaten Kotawaringin Barat keluar sebagai juara umum, makanya jangan heran sobat ulun kalo ada bangunan menyerupai masjid ditaman ini..:)




Kembali kepembahsan(kaya mas tukul aja ni..ehehe) Namun pembangunan Pangkalan Bun Park ini sampai sekarang juga belum dapat terselesaikan sehingga juga belum dapat digunakan secara maksimal sesuai dengan konsep awal pembangunan tempat ini, terakhir yang ulun liat mulai dilanjutkan pembangunan pada bagian tengah dan belakang dari pangkalan bun park ini dan juga pepohonan yang semakin rindang karena Pangkalan Bun Park ini juga masuk dalam bagian lokasi penanaman 1 milyar pohon Indonesia, di kabupaten Kotawaringin Barat (KOBAR) sendiri menanam sekitar 90.000 bibit pohon seperi mahoni,angsana dan sebagainya. Dari dasar bentuk bagunan yang mulai dibangun ulun liat tempat ini memang akan menjadi tempat santai yang menyenangkan dan rindang hanya saja pembangunan tempat ini terlihat sangat lamban sekali, bangunan depannya pun terlihat terbengkalai dikarenakan juga minimnya perawatan, sehingga masyarakat hanya dapat menunggu tempat hiburan yang digadang-gadang akan menggantikan THR Daang Ilung.

Tapi ulun juga mendengar dan baca disalah satu surat kabar di KOBAR, ada salah fungsi dari tempat ini sebenarnya berfungsi untuk taman hiburan namun dijadikan tempat mesum ditunjukan dengan adanya laporan dari masyarakat bahwa banyak ditemukan alat kontrasepsi dilokasi ini, benar atau tidaknya ulun juga belum tahu pastinya sobat karena ulun juga belum pernah menemukan alat yang dimaksud.







Semoga saja itu tidak benar, ya kalo memang benar ini sangat disayangkan sekali. Hal ini juga mungkin dikarenakan lambannya pembangunan tempat ini yang malah menjadikan salah fungsi pada tempat ini, ya ulun doakan saja dah semoga tempat ini menjadi tempat yang sesuai dengan konsep awal pembangunannya sehingga kota Pangkalan Bun pun mempunyai tempat bersantai yang asik dan menyenangkan ditengah kota Pangkalan Bun, Amin...

Mungkin sampai sekian dulu postingan ulun tentang Pangkalan Bun park dan ditunggu saja ya sobat ulun untuk tempat tongkorangan lain dikota ulun kota Pangkalan Bun, Wasalam..:)
Jangan lupa ya klik tombol facebook dibawah ini untuk berbagi dengan pekawalan blog ulun lainnya.
emoticonTolong dibaca terlebih dahulu !


Anda sedang membaca artikel tentang Pangkalan Bun Park (Taman Bersantai di Pangkalan Bun) Bagi Anda pembaca blog dakobar.blogspot.com bisa menyebarluaskan atau mengcopy paste jika artikel Pangkalan Bun Park (Taman Bersantai di Pangkalan Bun) ini sangat bermanfaat, namun jangan lupa meletakan link postingan Pangkalan Bun Park (Taman Bersantai di Pangkalan Bun) sebagai sumbernya, berikut link posting bentuk html-nya :
Keterangan : Letakan kode diatas dibawah postingan Anda

Sabtu, 05 Mei 2012

Sejarah Kerajaan Kotawaringin

      Selamat malam pekawanan blog ulun kali ini ulun akan berbagi tentang SEJARAH KERAJAAN KOTAWARINGIN semoga postingan ini bisa memperluas wawasan anda mengenai kabupaten Kotawaringin Barat.
     Menyelusuri jejak-jejak sejarah Kerajaan Kotawaringin, terlebih dahulu kita harus mengetahui kerajaan Banjar. Karena keturunan raja banjarlah yang mulai pertama membangun kerajaan Kotawaringin. Sultan Mustailla Raja Kerajaan Banjar memiliki putra 4 orang dan seorang putri masing-masing bernama :
1. Pangeran Adipati Tuha, ialah yang menjadi Raja dikerajaan Banjar. Bergelar Sultan    Inayatullah.
2. Pangeran Adipati Anum.
3. Pangeran Antasari (Pahlawan Nasional).
4. Pangeran Adipati Anta Kasuma.
5. Putri Ratu Aju.
     Pangeran Adipati Tuha & Pangeran Adipati Antakasuma ini sama-sama berambisi menjadi raja/menguasai suatu daerah. Berambisi dingin, selalu ditempuh dengan hati dan pikiran dingin pula melalui sidang musyawarah berdua kakak beradik. Diantaranya kedua putra mahkota berbakat membangun dan memimpin kerajaan berkat didikan kerajaan banjar. Setiap rakyat jika dapat dilatih sebagai pahlawan bangsa, Apalagi sebagai seorang pangeran wajib membela dan meneruskan kerajaan serta membela nusa dan bangsanya sendiri, walaupun masih bersifat sekelompok masyarakat kecil di waktu itu.
     Kedua putra mahkota masing-masing menggambarkan keinginannya dalam rangka berunding, mengungkapkan sportif terbuka jelas dan mantap. Terutama pangeran Adipati Antakasuma terhadap pangeran Dipati Tuha.Pangeran Adipati Antakasuma menjelaskan bahwa tak mungkin dua orang akan memerintah kerajaan banjar. Yakinlah pangeran Antakasuma bahwa dipatu Tuhalah yang wajar meduduki kerajaan banjar.
     Relakanlah ia pergi kedaerah lain untuk membangun kerajaan baru. Usulan yang meyakinkan itu telah membuka jalan yang paling baik memecahkan persoalan kedua kakak beradik. Dengan hati legah, pikiran segar serta tangan terbuka, Pangeran Dipati Tuha merestui rencana baik adiknya. Suatu rencana melebarkan sayap daerah dan kekuasaan. Pangeran Dipati Tuha turut mengatur dan mempersiapkan segala perlengkapan perang, sandang pangan dan kebutuhan lainnya untuk perjalanan jauh yang tidak diketahui arah tujuannya.Hanya dengan satu harapan, bahwa rombongan berencana membangun kerajaan baru dan sukses.




     Setelah perlengkapan cukup yang diperkirakan memenuhi kebutuhan hidup jangka waktu panjang, berangkatlah rombongan pencari daerah baru untuk membangun kerajaan baru.Rombongan menaiki perahu layar, berlayar dengan haluan arah ke barat. Pancaindra adalah alat utama menentukan tempat yang akan dituju. Teluk demi teluk, rantau satu persatu dilampaui dengan penuh tanda tanya.???. "Apakah tempat ini yang paling baik untuk memusatkan pemerintahan kerajaannya.??". Setiap sungai yang mengajak mereka masuk, selalu diselidiki dan coba disesuaikan dengan rasa, cocok atau tidak. Mula-mula masuklah mereka keteluk sebangau. Sementara mereka memasuki teluk sebangau, timbullah perasaan yang seakan akan suara kerajaan banjar masih riuh mengganggu tambur telinga mereka. Pangeran dengan stapnya mengambil keputusan, memutar haluan mencari daerah yang lebih tepat lagi. Berangkat maju kemudian bertemu pula dengan daerah Mendawai.Rombongan pencari daerah baru berinti sebentar dan berpikir, bertukar rasa dan pendapat.Perasaan mereka terdesak dengan kata-kata hati, agak curiga tak aman.Masih ada daerah yang lebih senang memuaskan rasa.
     Dari sungai katingan dikampung mendawai, rombongan ini kembali ke muara sungai berlayar ke laut. Sedang asyik berlayar terlihat pula mereka akan teluk yang memanggil mereka untuk menelitinya. Sungai mentaya namanya mereka masuk jauh ke dalam memperhatikannya dengan serius. Dalam perjalanan yang mengasyikan itu, tibalah mereka kesuatu cabang anak sungai, mereka memasukinya, lama mereka memperhatikannya cermat. Rombongan berkesimpulan tempat ini terlalu sempit. Sungainya kecil dan telah mempengaruhi perasaan mereka menjadi sempit. Karena perasaan inilah sehingga tempat ini dinamanya pula sempit. Nama ini telah terbawa bawa hingga sekarang ini. Tempat tersebut dinamai orang Sampit. Sekarang kota Sampit menjadi Ibu kota Kabupaten Kotawaringin Timur.


     Rombongan pencari daerah baru ini memutar haluan menuju kembali kelaut. Dalam perjalanan menepi laut kearah barat, terlihat pula mereka sebuah teluk yang agak ada harapan bagi mereka, dari kejauhan laut nampak sebuah kampung, haluan ditujukan kearah kampung tersebut. Dengan penuh harapan akan bergabung dengan penduduk kampung kecil itu. Sayang dalam perundingan bersama penduduk kampung ini menolak usulan rombongan pencari daerah baru itu. Karena mereka merasa dibuang tidak menerima usulan mereka maka kampung ini mereka namai kampung Pembuang.
     Rombongan ini tidak memutar haluan mereka kelaut, tapi langsunglah mereka menyelusuri sungai seruyan sampai kehulu. Disana mereka menemui sebuah kampung lagi. Mereka tidak bertanyakan sesuatu , hanya mereka nama kampung ini Pembuang Hulu saja.  Sungai belum juga habis airnya. Kelihatan sungai ini masih memanggil rombongan untuk lebih kehulu lagi. Rombongan pun maju lebih kehulu, kebetulan diketumakan sebuah kampung lagi yang bernama rantau pulut, dikampung ini pangeran beserta stapnya berunding dengan kesimpulan bahwa mereka harus meninggalkan sungai dan harus mengikuti daratan.

Route Perjalanan Rombongan Adipati Antakusuma

Tanda panah dari Banjarmasin sampai ke Pangkalan Bun


     Mulailah mereka masing-masing memegang dan memikul barang apa saja yang harus menjadi tanggungannya. Pangeran serta stapnya merintis jalan yang akan ditempuh. Dan pada akhirnya mereka tiba disuatu daerah yakni daerah pandau, dihulu sungai arut berdiam suku dayak arut. Pertemuan dua rombongan yang saling tidak mengenal, hampir saja timbul perang sumpit, kewibawaan pangeran serta stap yang cepat disorot rombongan suku dayak arut, telah mengajak spontan ingin berunding. Dengan gaya berani tapi ramah, kepala suku dayak arut mendekati rombongan pencari daerah baru itu, dan mengusulkan ingin berunding. Ingin cari tahu apa kiranya maksud rombongan baru ini. Panjang lebar rencana diuraikan cukup meyakinkan dan menimbulkan ingin hidup bersama. Kepala suku dayak arut mengumpulkan seluruh rakyat di bawah kekuasaannya dan mengindoktrinasinya. Kita harus bersatu menerima rombongan pendatang ini dan harus membantu mereka pula dalam segala rencana mereka. Kita beruntung kedatangan mereka, mereka akan jadi raja kita, telah sekian lama kita menderita, banyak kesulitan yang kita alami membawa upeti kepada raja banjar yang jauh sekali. Berbulan-bulan pulang pergi untuk mengantarkan upeti kita kepada raja banjar. Dengan adanya raja baru dan dekat dengan kita, pasti sudah kita tidak akan mengulangi pengalaman pahit masa lampau. Namun demikian kita harus memohon imbalan penghargaan raja terhadap kita. Kita berjanji akan setia kepada kerajaan dalam segala tuntutan, tapi kerajaan harus perlakukan kita bukan sebagai hamba, tapi sebagai pembantu utama dan kawan yang terdekat  atau sebagai saudara yang baik. Kita tidak akan menyembah sujud kehadapan raja, cukuplah dengan memberi hormat, sopan santun yang wajar dari bawahan terhadap atasan. Hasil perundingan ini disodorkan kehadapan raja/pangeran. Usulan ini ditimbang dan diterima baik oleh pangeran dan seluruh stap.
     Jika dizaman modern ini orang memakai surat perjanjian, beslit bermeterai, maka dizaman itu perjanjian bermatraikan darah manusia.
     Dari pihak suku dayak arut, mengusulkan agar perjanjian ini bukan hanya dibibir saja, melaikan harus bermatrai darah manusia yang terambil seorang dari suku dayak arut dan seorang dari antara rombongan Pangeran Adipati Antakasuma.Sukar diterima oleh pikiran manusia yang beragama, menyembelih seorang manusia untuk persoalan janji saja. Tapi karena adat mendesak, maka masing-masing menarik salah seorang diantara kedua rombongan ini untuk dijadikan korban perjanjian. Kedua orang calon korban ini tidak pernah menyangkal, malahan merasa bangga karena terpilih sebagai korban. Mereka dianggap ksatria dan pahlawan bangsa. Dengan rela mereka menyerahkan jiwa raga mereka menjadi korban perjanjian setia antara kedua suku yang saling mengikat rasa kekeluargaan.

Batu Petahan : Batu saksi sepanjang zaman antara suku Dayak Arut dengan
rombongan dari Banjar.

     Sebelum kedua calon korban ini berdiri siap untuk dikorbankan, mereka mengadopsi sebuah batu yang harus ditancapkan ke tanah sebagai bukti turun temurun saksi sepanjang masa. Dengan melakukan upacara adat yang hikmah, Kedua calon korban berdiri disamping batu saksi, yang sekarang terkenal dengan nama "BATU PETAHAN", dipandau daerah kecamatan pangkut kabupaten Kotawaringin Barat, propinsi Kalimantan Tengah. Calon korban dari pihak suku dayak berdiri menghadap kehulu asal datangnya dan seorang calon korban dari rombongan Pangeran berdiri menghadap kehilir, mengibaratkan asal datangnya. Dengan sikap kepahlawanan, kedua calon korban ini menunggu saatnya diakhiri hidupnya dengan sabar sampai selesai upacara berjanji-janjian antara kedua kepala rombongan itu. Selesai upacara sumpah setia, kepala suku dayak arut mencabut mandaunya dan ditusukan menembusi kedada korbannya, darah memancur kencang, Korban dari rombongan pangeranpun ditusuk pula sehingga kedua darah korban ini memancur bersilang dan jatuh bersatu membasahi tanah. Percampuran darah secara langsung dan disaksikan seluruh rakyat kedua pihak inilah yang telah dimaksud untuk mempersatukan rasa dan pikiran bersatu dalam segala rencana bersama.
   Selesai sudah segala upacara janji setia, disambunglah dengan acara bebas, makan minum berpesta-pesta untuk melupakan rasa sedih akan kepergian kedua pahlawan korban yang suci dan hikmad bagi mereka dijaman itu. (Perlakuan ini tidak pernah dijalankan lagi. Kalau diadakan, maka korbannya diganti dengan hewan. Penduduk kedua belah pihak sekarang telah banyak mengerti agama).
     Nah ini lah sekelumit crita berdirinya kerajaan Kotawaringin yang ulun ketahui, dilain waktu nanti kita akan lanjutin pembahasan sejarah KOBAR sobat ulun, Wasalam...:)
emoticonTolong dibaca terlebih dahulu !

Anda sedang membaca artikel tentang Sejarah Kerajaan Kotawaringin Bagi Anda pembaca blog dakobar.blogspot.com bisa menyebarluaskan atau mengcopy paste jika artikel Sejarah Kerajaan Kotawaringin sangat bermanfaat, namun jangan lupa meletakan link postingan Sejarah Kerajaan Kotawaringin sebagai sumbernya, berikut link posting bentuk html-nya :
 
Keterangan : Letakan kode diatas dibawah postingan Anda

Selasa, 06 Maret 2012

Data Penduduk Kabupaten Kotawaringin Barat (30 April 2010)

Selamat siang da kobar, siang ini ulun mau berbagi mengenai data penduduk Kabupaten Kotawaringin Barat Periode 30 April 2010, data ini bersumber dari dinas kependudukan kabupaten Kotawaringin Barat :

Kecamatan Kumai :
Kecamatan Kumai (30
No
Desa/Kelurahan
Laki-laki (Jiwa)
Perempuan (Jiwa)
Jumlah (Jiwa)
Jumlah (KK)
1
Candi
2350
2112
4462
1268
2
Kumai Hulu
4328
3883
8211
2436
3
Kumai Hilir
5355
4967
10322
2970
4
Sungai Cabang
610
462
1072
300
5
Teluk Pulai
310
267
577
151
6
Sebuai
573
572
1145
318
7
Keraya
273
274
547
195
8
Teluk Bogam
735
678
1413
399
9
Sungai Bakau
975
965
1940
489
10
Kubu
1609
1434
3043
827
11
Sungai Kapitan
2586
2409
4995
1370
12
Batu Belaman
994
842
1836
516
13
Sungai Tendang
1700
1559
3259
1011
14
Sungai Sekonyer
209
173
382
107
15
Sungai Bedaun
820
655
1475
506
16
Bumi Harjo
2642
2299
4941
1485
17
Pangkalan Satu
1277
1069
2346
778
KECAMATAN
27346
24620
51966
15126


Kecamatan Arut Selatan :

Arut Selatan (30 April 2010)
No
Desa/Kelurahan
Laki-laki (Jiwa)
Perempuan (Jiwa)
Jumlah (Jiwa)
Jumlah KK
1
Mendawai Seberang
1393
1301
2694
793
2
Mendawai
8579
8041
16620
4953
3
Madurejo
9394
8446
17840
5121
4
Sidorejo
9690
8750
18440
5336
5
Raja
5601
5134
10735
3154
6
Raja Seberang
1254
1076
2330
689
7
Baru
13058
11523
24581
7221
8
Tanjung Putri
842
682
1524
454
9
Pasir Panjang
4495
4014
8509
2459
10
Rangda
770
663
1433
458
11
Kenambui
963
653
1616
581
12
Runtu
928
775
1703
513
13
Umpang
715
467
1182
419
14
Kumpai Batu Bawah
1601
1379
2980
887
15
Kumpai Batu Atas
1920
1663
3583
1110
16
Natai Raya
1038
886
1924
561
17
Medang Sari
752
608
1360
440
18
Natai Baru
744
624
1368
408
19
Tanjung Terantang
863
741
1604
465
20
Sulung
442
391
833
277
KECAMATAN
65042
57817
122859
36299


Kecamatan Kotawaringin Lama :

Kotawaringin Lama (30 April 2010)
No
Desa/Kelurahan
Laki-laki (Jiwa)
Perempuan (Jiwa)
Jumlah (Jiwa)
Jumlah KK
1
Kotawaringin Hulu
1155
1139
2294
676
2
Kotawaringin Hilir
1721
1680
3401
997
3
Babual Baboti
481
391
872
284
4
Tempayung
439
372
811
270
5
Sakabulin
402
340
742
260
6
Kinjil
307
255
562
168
7
Dawak
432
348
780
285
8
Riam Durian
727
616
1343
452
9
Lalang
122
128
250
78
10
Rungun
1686
1281
2967
1168
11
Kondang
1192
784
1976
980
12
Sagu Sukamulya
957
756
1713
557
13
Suka Makmur
343
311
654
184
14
Suka Jaya
320
275
595
238
15
Makarti Jaya
351
298
649
193
16
Ipuh Bangun Jaya
511
464
975
266
17
Sumber Mukti
553
495
1048
322
18
Palih Baru
390
349
739
213
KECAMATAN
12089
10282
22371
7591


Kecamatan Arut Utara :

Arut Utara (30 April 2010)
No
Desa/Kelurahan
Laki-laki (Jiwa)
Perempuan (Jiwa)
Jumlah (Jiwa)
Jumlah KK
1
Pangkut
3462
2547
6009
1975
2
Nanga Mua
528
404
932
312
3
Sukarami
327
250
577
182
4
Gandis
251
228
479
158
5
Kerabu
336
298
634
219
6
Sambi
468
360
828
296
7
Penyombaan
309
247
556
164
8
Pandau
288
235
523
166
9
Riam
139
124
263
89
10
Panahan
368
329
697
215
11
Sungai Dau
80
77
157
61
KECAMATAN
6556
5099
11655
3837


Kecamatan Pangkalan Lada :

Pangkalan Lada (30 April 2010)
No
Desa/Kelurahan
Laki-laki (Jiwa)
Perempuan (Jiwa)
Jumlah (Jiwa)
Jumlah KK
1
Pangkalan Tiga
2046
1701
3747
1073
2
Pandu Senjaya
3791
3269
7060
2307
3
Lada Mandala Jaya
1782
1500
3282
940
4
Makarti Jaya
1151
942
2093
664
5
Sumber Agung
2023
1756
3779
1169
6
Purbasari
1407
1164
2571
879
7
Sungai Rangit Jaya
1282
1088
2370
728
8
Pangkalan Dewa
1715
1515
3230
971
9
Kadipi Atas
657
528
1185
382
10
Sungai Melawen
1365
1194
2559
770
11
Pangkalan Durin
1132
971
2103
643
KECAMATAN
18351
15628
33979
10526


Kecamatan Pangkalan Banteng :

Pangkalan Banteng
No
Desa/Kelurahan
Laki-laki (Jiwa)
Perempuan (Jiwa)
Jumlah (Jiwa)
Jumlah KK
1
Pangkalan Banteng
1471
1214
2685
845
2
Mulyadadi
1201
1058
2259
680
3
Karang Mulya
2603
2310
4913
1620
4
Kebun Agung
956
835
1791
585
5
Sido Mulyo
1373
1186
2559
823
6
Marga Mulya
1268
1100
2368
699
7
Amin Jaya
3571
2971
6542
2197
8
Arga Mulya
962
779
1741
575
9
Natai Kerbau
1022
816
1838
641
10
Simpang Berambai
896
763
1659
560
11
Sungai Hijau
914
766
1680
469
12
Sungai Kuning
627
531
1158
373
13
Sungai Bengkuang
1074
885
1959
622
KECAMATAN
17938
15214
33152
10689


Jumlah Penduduk Kabupaten Kotawaringin Barat :

Kabupaten Kotawaringin Barat (30 April 2010)
No
Kecamatan
Jumlah (Jiwa)
Jumlah KK
Jumlah Desa
1
Kumai
51966
15126
17
2
Arut Selatan
122859
36299
20
3
Kotawaringin Lama
22371
7591
18
4
Arut Utara
11655
3837
11
5
Pangkalan Lada
33979
10526
11
6
Pangkalan Banteng
33152
10689
13
Jumlah
275.982
84.068
90

Mungkin ini data yang dapat ulun bagi-bagi sama sahabat ulun, semoga data ini dapat bermanfaat, wasalam...:)
emoticonTolong dibaca terlebih dahulu !

Anda sedang membaca artikel tentang Data Penduduk Kabupaten Kotawaringin Barat (30 April 2010) Bagi Anda pembaca blog dakobar.blogspot.com bisa menyebarluaskan atau mengcopy paste jika Data Penduduk Kabupaten Kotawaringin Barat (30 April 2010) ini sangat bermanfaat, namun jangan lupa meletakan link postingan Data Penduduk Kabupaten Kotawaringin Barat (30 April 2010) sebagai sumbernya, berikut link posting bentuk html-nya :
 
Keterangan : Letakan kode diatas dibawah postingan Anda

Selasa, 31 Januari 2012

Sejarah Berdirinya Kabupaten Kotawaringin Barat



Sebagai masyarakat asli Kotawaringin Barat tidak seharusnya kita tidak mengetahui sejarah terbentuknya kabupaten ini, nah untuk mengetahui sejarah terbentuknya kabupaten ini pagi ini ulun akan berbagi mengenai sejarah berdirinya kabupaten ini, langsung saja sobat ulun.:)

Setelah beberapa tahun lamanya daerah ini berada di dalam lingkungan Kabupaten Kotawaringin dengan ibu kota sampit, atas dasar kemauan rakyatnya yang disalurkan melalui partai-partai atau organisasi, agar daerah swapraja Kotawaringin/kewedanan Pangkalan Bun memisahkan diri dari kabupaten Kotawaringin dan penghapusan swapraja menjadi suatu daerah Kabupaten yang berdiri sendiri. Tuntutan ini oleh wakilnya yang duduk di DPRDS (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sementara) diperjuangakan dalam sidangnya yang pertama tahun 1955 dengan mengajukan suatu mosi tertanggal Sampit 21 Juni 1955 yang ditanda tangani oleh :

1. Dahlan Abas
2. Abdullah Mahmud
3. Azhar Mukhtas
4. Ahmad Said
5. Djainuri
6. Gusti M.Sanusi

Mosi tersebut oleh sidang DPRDS dapat disetujui dan dikuatkan dengan keputusan DPRDS Kabupaten Kotawaringin yang merupakan suatu resolusi tertanggal Sampit 30 Juni 1955 no : A-21-12-Dpr-55 yang disampaikan kepada :

1. Mentri dalam negeri di Jakarta
2. Gubernur/Kepala daerah provinsi Kalimantan Selatan di Banjarmasin
3. Residen Kalimantan Selatan di Banjarmasin
4. Bupati/Kepala daerah Kab.Kotawaringin di Sampit

Dengan keputusan DPRDS Kab.Kotawaringin tersebut setelah sampai dipemerintah pusat, kemudian datanglah utusan dari parlemen pusat ke Pangkalan Bun untuk meninjau dari dekat keadaan daerah dan masyarakatnya, terutama tentang keinginan yang menjiwai mosi tersebut diatas apakah memang benar-benar datangnya dari masyarakat. Oleh pemerintah pusat dikeluarkan UU No : 27 tahun 1959 tentang pembagian Dati II Kotawaringin menjadi dua daerah kabupaten atau pembentukan daerah kabupaten Kotawaringin Timur dengan ibu kota Sampit dab Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat dengan Ibu kota Pangkalan Bun, yang pada waktu itu sudah berada dalam lingkungan daerah provinsi Kalimantan Tengah. Demikianlah asal mula atau pristiwa-pristiwa yang terjadi sampai dengan lahirnya Kabupaten Kotawaringin Barat yang diresmikan oleh Gubernur Tjilik Riwut yang bertindak a.n Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia pada tanggal 3 Oktober 1959 jam 09.15 bertempat dibalai Sembaga Mas Pangkalan Bun dalam suatu upacara resmi, dengan C.Mihing sebagai bupati kepala daerah. Jadi dalam sejarah Kabupaten Kotawaringin Barat beliau merupakan Bupati yang pertama dan sebagai aparat pemerintah yang ditugaskan mempersiapakan guna menyambut lahirnya daerah ini menjadi daerah kabupaten. Bupati C.Mihing berakhir tugasnya didaerah ini pada tanggal 22 Maret 1960, karena mendapat tugas baru sebagai bupati kepala daerah Kab.Kotawaringin Timur di Sampit. Sebagai penggantinya oleh Pemerintah pusat dingkatlah J.C Rangkap. Untuk kelengkapan lembaga dalam pemerintahan daerah Kab.Kotawaringin Barat dengan lahirnya Pen.Pres No. : 5/6 tahun 1960 dan berdasarkan S.K Gubernur Kalimantan Tengah Tgl.17 Maret 1960, No : 35-PD-I-1960 diangkatlah 4 orang anggota Badan Pemerintahan Harian (BPH) yang terdiri dari :

1. Gusti M.Sanusi
2. Lie Sian Beng
3. Ishak Permana
4. Djainuri

yakni suatu badan berfungsi membantu tugas bupati. Dalam menjalankan roda Pemerintahan daerah Kab.Kotawaringin Barat. Selanjutnya dengan SK Gubernur Kalimantan Tengah tgl.17 Oktober 1960 No. : Okt-317/60/Dprdgr dibentuklah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Gotong Royong (DPRDGR) dengan beranggotakan sebanyak 15 orang yang terdiri sebagai berikut :


1.JR.Lama Wakil Ketua dari PNI
2.P.Arianingrat Anggota dari PNI
3.Said M.Tji Anggota dari NU
4.Abdussukur Anggota dari Seniman
5.A.Kamas Anggota dari PNI
6.LE.Djuang Anggota dari PKI
7.Gst.Abd.Gani Anggota dari NU
8.Said Husin Anggota dari Angkatan 45
9.H.Barak Anggota dari Pengusaha Nas
10.Selma Anggota dari Wanita
11.Ajang Bahan Anggota dari ABRI/Pol
12.Gst.Kiting Anggota dari Pemuda
13.Gst.Hermansyah Anggota dari NU
14.Mas Karim Dw Anggota dari Tani
15.HA.Mas Alipandi Anggota dari ABRI/AD


Oleh Gubernur Kalimanatan Tengah, Tjilik Riwut dalam sidang terbuka DPRDGR Kab.Kptawaringin Barat di Pangkalan Bun tanggal 12 Januari 1961 bertempat diruangan Balai Prajurit, bertindak a.n Mentri Dalam Negeri dan Otonomi Daerah melantik dengan resmi DPRDGR Kab.Kotawaringin Barat.

Pemberian Nama Kabupaten
Pemberian nama kabupaten ini sebenarnya mengikuti kabupaten asalnya yakni kabupaten Kotawaringin, yang dimekarkan menjadi dua kabupaten yakni Kotawaringin Timur & Kotawaringin Barat, pemberian nama tersebut sesuai dengan pembagian tempat kabupaten itu sendiri, Kotawaringin itu sendiri berasal dari Kata Kutawaringin yang memiliki 2 suku kata yakni "Kuta" berarti Gapura dan "Waringin" berarti Pohon Beringin yang bermakna Pengayoman, dapat disimpulkan Kotawaringin Barat berarti “Gapura Pengayoman di Sebelah Barat”. Pada tanggal 3 Oktober 1959 secara resmi ditetapkan sebagai hari jadi Kabupaten Kotawaringin Barat dan sekarang tahun 2012 (tepatnya bulan oktober) telah berusia yang ke-53 tahun.

Nah ini lah seklumit tentang sejarah pembentukan Kabupaten Kotawaringin Barat yang dapat ulun jabarkan, semoga tulisan ini dapat bermanfaat, klik tombol facebook dibawah ya, agar kita dapat berbagi bersama teman fb kita, wasalam..:)
emoticonTolong dibaca terlebih dahulu !

Anda sedang membaca artikel tentang Sejarah Berdirinya Kabupaten Kotawaringin Barat Bagi Anda pembaca blog dakobar.blogspot.com bisa menyebarluaskan atau mengcopy paste jika artikel Sejarah Berdirinya Kabupaten Kotawaringin Barat ini sangat bermanfaat, namun jangan lupa meletakan link postingan Sejarah Berdirinya Kabupaten Kotawaringin Barat sebagai sumbernya, berikut link posting bentuk html-nya :
Keterangan : Letakan kode diatas dibawah postingan Anda

Sabtu, 28 Januari 2012

Arti Logo Kotawaringin Barat & Marunting Batu Aji

Sebagai masyarakat yang cinta akan daerah dan negaranya kita wajib mengetahui seluk beluk mengenai tempat tinggal kita, nah kali ini ulun akan berbagi mengenai arti logo Kotawaringin Barat dan Marunting Batu Aji.

1. Arti atau Maksud Warna Dalam Lukisan Lambang
  • Warna merah melambangkan keberanian dalam membela dan memperjuangkan kebenaran atau keadilan dan rela bekorban, melambangkan pula gairah rakyat dan pemerintahnya dalam melaksanakan pembangunan.
  • Warna hijau berarti kedamaian, kesetian atau ketaatan, melambangkan pula kekayaan alam daerah Kotawaringin Barat.
  • Warna putih berarti suci, bersih, jujur, iklas dan rela.
  • Warna kuning emas berarti luhur, agung dan muli.
  • Warna coklat tanah berarti pengabdian kepada Ibu Pertiwi.

2. Arti atau Maksud Lukisan Dalam Lambang
  • Perisai bersudut lima, melambangkan tekad rakyat dalam mempertahankan Pancasila yang melandasi seluruh perjuangannya dalam mewujudkan masyarakat adil dan makmur dengan ikatan tali yang melambangkan kesatuaan dan persatuaan bangsa atau masyarakat Kotawaringin Barat.

  • Untaian Padi dan Bunga Kapas, melambangkan kesejahteraan dan kemakmuran serta keadilan sosial yang merupakan cita-cita bangsa Indonesia sebagaimana dicetuskan dalam Proklamasi 17 Agustus 1945 yang dilambangkan pula dalam jumlah bulir padi 17, bunga kapas 8, daun padi 4 dan kapas 5.

  • Bintang Bersudut Lima dengan Warna Kuning Emas, melambangkan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sebagai sumber dari segala sumber kekuasaan dan melambangkan pula pengabdian kepada kepentingan Nasional maupun kemanusiaan.

  • Pohon Beringin Kembar (sepasang) sebagai gerbang yang berarti : Kuta (gerbang), Waringin (Pohon beringin) yang melambangkan pula sifat keterbukaan dan keramahan rakyat Kotawaringin Barat dalam pergaulan dan hubungan antar suku maupun bangsa dan melambangkan pula pengayoman dari pemerintah terhadap rakyatnya yang kokoh dan kuat yang dilambangkan dua batang pohon beringin berwarna coklat.

  • Rumah/Balai Adat, dengan warna atap kuning emas, berdinding putih dalam motif bangunan rumah-rumah tua didaerah Kotawaringin Barat, melambangkan wadah persatuaan dan kesatuaan serta kebutuhan pokok bagi rakyat akan perumahaan.

  • Pita Warna Putih dengan tulisan coklat yang bertulisan kata-kata : MARUNTING BATU AJI. Kata-kata tersebut merupakan kata-kata yang berarti MENUJU KEJAYAAN. Arti kata-kata :
    Marunting = menuju
    Batu Aji = nama sebuah bukit batu yang tinggi terletak dibagian utara daerah Kotawaringin Barat. Bukit batu ini memiliki banyak batu kecubung yakni batu yang sangat indah yang ada di kabupaten ini dan memiliki nilai jual yang sangat tinggi, dan merupakan lambang kejayaan,kekayaan dan kemegahan, jadi dapat disimpulkan batu aji adalah menuju kotawaringin barat yang jaya, makmur adil dan sejahtera.



Lambang Pemerintah Daerah Kotawaringin Barat

Kesimpulan :
Daerah Kotawaringin Barat dilambangkan dalam lukisan bintang bersegi lima, pohon beringin, rumah, padi, dan kapas yang berada dalam ikatan tali diartikan bahwa masyarakat daerah Kotawaringin Barat pada Hakikatnya tidak terlepas dari ikatan dalam Negara Kesatuaan Republik Indonesia dalam menuju masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang-undang dasar 1945, cukup sandang, cukup pangan dan cukup papan serta berpegang teguh pada prinsip menuju pada kejayaan Nusa dan Bangsa (Marunting Batu Aji).

Mungkin ini saja postingan ulun mengenai arti logo dan arti semboyan kota Pangkalan Bun semoga dapat bermanfaat, wasalam...:)
emoticonTolong dibaca terlebih dahulu !

Anda sedang membaca artikel tentang Arti Logo Kotawaringin Barat & Marunting Batu Aji Bagi Anda pembaca blog dakobar.blogspot.com bisa menyebarluaskan atau mengcopy paste jika artikel Arti Logo Kotawaringin Barat & Marunting Batu Aji ini sangat bermanfaat, namun jangan lupa meletakan link postingan Arti Logo Kotawaringin Barat & Marunting Batu Aji sebagai sumbernya, berikut link posting bentuk html-nya :
Keterangan : Letakan kode diatas dibawah postingan Anda

Minggu, 15 Januari 2012

Yang Unik dari Kota Pangkalan Bun

Helm adalah bentuk perlindungan tubuh yang dikenakan di kepala dan biasanya dibuat dari metal atau bahan keras lainnya seperti kevlar, serat resin, atau plastik. Helm juga banyak penggunaan dan jenisnya seperi helm perang, helm sepeda, helm motor, dan helm proyek. Nah dikota ulun Pangkalan Bun ada yang unik dan berbeda dari helm yang digunakan, tidak seperti dikota lain terutama dikota-kota besar masyarakatnya tidak peduli dengan apa merek helm yang mereka gunakan dan bagaimana bentuknya, namun tidak di Pangkalan Bun, dipangkalan Bun masyarakatnya banyak menggunakan helm yang mereknya GM terutama anak muda, entah apa & mengapa masyarakat dikota ulun nampak kompak menggunkan helm ini, termasuk ulun ni..hho Jika anda berasal dari luar kota ini pasti muncul pertanyaan kenapa banyak orang yang menggunakan helm merek GM di kota ini.? Sebenarnya sih ulun juga kurang mengerti alasan mereka, ya mungkin mengikuti tren aja kali ya, seperti ulun ni...:) Penggunaan helm GM ini bukan karena harganya yang mahal, helm ini banyak digunakan justru dengan harga yang berkisar 165-250 yang menyebabkan helm ini dapat dijangkau dari berbagai kalangan untuk memilikinya, selain itu hlem ini memiliki berbagai jenis serta ukuran, alasan ini juga mungkin menjadikan helm GM ini banyak digunakan, yaa meski tidak menutup kemungkinan ada helm bermerek lain yang digunakan.


Jenis-Jenis Helm GM

Sebenarnya hal ini salah satu keunikan yang ada dikota Pangkalan Bun, itu yang dapat ulun nilai dari hal ini..:) Selama kita tetap menggunakan helm standar untuk keamanan kita saat berkendaraan dan tentunya tidak melanggar aturan & rambu-rambu lalulintas yang ada dikota Pangkalan Bun ini, oke sobat., Mungkin cukup sekian postingan ulun mengenai helm GM ini, wasalam...:)
emoticonTolong dibaca terlebih dahulu !

Anda sedang membaca artikel tentang Yang Unik dari Kota Pangkalan Bun Bagi Anda pembaca blog dakobar.blogspot.com bisa menyebarluaskan atau mengcopy paste jika artikel Yang Unik dari Kota Pangkalan Bun ini sangat bermanfaat, namun jangan lupa meletakan link postingan Yang Unik dari Kota Pangkalan Bun sebagai sumbernya, berikut link posting bentuk html-nya :
Keterangan : Letakan kode diatas dibawah postingan Anda
اَلْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ "Terima Kasih Atas Kunjungan Anda di Blog Ulun"
Share